Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (PERWIRA LA PATAU), akhir pekan ini akan melakukan serangkaian kegiatan di dua kabupaten, yaitu Soppeng dan Bone termasuk
Cenrana sebagai kelanjutan sungai Walennae memiliki lembah-lembah sungai yang subur dan merupakan salah satu jalur penting transportasi dan komunikasi antara daratan tengah Sulawesi Selatan dan
Situs Cenrana Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone merupakan peninggalan La Patau Matanna Tikka raja Bone ke-16. La Patau Matanna Tikka lahir pada Tanggal 3 November 1672
Haul merupakan tradisi peringatan kematian seseorang yang diadakan setahun sekali dengan tujuan mendoakan ahli kubur agar semua amal ibadah yang dilakukannya diterima Allah sekaligus mengenang
Bincang Sejarah dan Budaya yang digelar Perkumpulan Wija La Patau Matanna Tikka (Perwira LPMT) di Hotel Claro Makassar, Minggu sore(14/8), mengungkap bahwa pada abad ke-17,
LPMT Perwira akan menyelenggarakan kegiatan Bincang Sejarah dan Budaya bersama Prof.Emeritus Campbell McKnight dari ANU Australia (Profilnya bisa lihat disini) dan DR.Kathryn Wellen dari KITLV
OLEH L. Y. ANDAYA Surat ditulis oleh keponakan yang juga meng- gantikan Arung Palakka La Tenritatta, Matinroé ri Bontualak (m. 1672-1696) yang terkenal, La Patau
Oleh : MUHLIS HADRAWI Semoga Saya tidak kualat/ Semoga Saya tidak kena tula/ Semoga tidak tersalah mengurai kisah keturunan mulia bermahkota/ Menyapa tunas bangsawan di
Oleh : Syahid Arsyad Saya sangat suprise dengan terbitnya Buku Catatan Harian La Patau Matanna Tikka yang diterbitkan oleh Yayasan Turikalengna, sebuah usaha yang sangat