Senin tanggal 1 Juni 2026 bertempat di Warkop Setia Jalan Perintis Kemerdekaan Makssar, berdasarkan hasil rapat konsolidasi pengurus PERWIRA LPMT (Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka), sebuah momentum besar berskala nasional siap digelar kembali.
Sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian nilai-nilai luhur sejarah, PERWIRA LPMT akan menyelenggarakan Peringatan Haul ke-312 wafatnya Raja Bone XVI, Sultan Alimuddin Idris Waliullah Amril Mukminin La Patau Matanna Tikka, yang puncaknya akan dilaksanakan pada 16 September 2026.

Haul ini bukan sekadar ritual tahunan untuk mengenang wafatnya seorang pemimpin besar, melainkan refleksi mendalam atas warisan kepemimpinan, spiritualitas, dan keteladanan yang ditinggalkan oleh Sang Raja bagi tanah Bugis-Makassar dan Nusantara.
Menambah kekhidmatan momentum tersebut, dalam waktu yang bersamaan, PERWIRA LPMT juga akan menggelar Silaturahmi Nasional (Siltnas) . Pertemuan akbar ini didedikasikan khusus sebagai wadah untuk memperkuat tali persaudaraan sumpunglolo (ikatan kekerabatan/darah) di antara seluruh anggota, pengurus, dan elemen wija.
Siltnas ini diharapkan menjadi jembatan emosional dan kultural untuk menyatukan potensi besar yang tersebar di seluruh penjuru negeri, demi kemaslahatan bersama dan kelestarian marwah leluhur.

Demi khidmat dan suksesnya kedua agenda sakral ini, Pengurus Pusat PERWIRA LPMT dengan penuh rasa hormat mengundang dan mengharapkan kehadiran seluruh komponen Wija Raja La Patau Matanna Tikka di mana pun berada.
Sebelum rapat ditutup sambill menanti nasi goreng tersaji, Andi Muhammad Sapri Pamuluā©. Ph.D selaku Ketua Umum PERWIRA LPMT kembali mengajak, “Mari ringankan langkah, hadir berdampingan, dan tunjukkan komitmen kita dalam menjaga silsilah serta falsafah luhur yang kita warisi”.
(AA.Saransi)