Selamat kepada bapak Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, yang telah dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan oleh Universitas Nasional atas kontribusinya dalam pengembangan kebudayaan dan pemikiran kebangsaan. Penghargaan ini menjadi pengakuan terhadap kiprah beliau dalam memperkuat narasi budaya Indonesia di level akademik dan publik.
Dalam orasi ilmiahnya bertajuk “Politik Kebudayaan Mega-Diversity: Indonesia Sebagai Pusat Peradaban Dunia”, beliau menegaskan bahwa kebudayaan merupakan fondasi kehidupan berbangsa, sumber nilai, identitas, dan arah peradaban. Indonesia dengan kekayaan mega-diversity memiliki kekuatan strategis untuk tampil sebagai pusat peradaban dunia, dengan menempatkan keberagaman sebagai energi persatuan dan pembangunan.

Menteri Fadli menekankan posisi strategis Indonesia sebagai episentrum peradaban dunia. Menurutnya, politik dan kebudayaan adalah fondasi konseptual bagi negara peradaban.
Kebudayaan pun perlu menjadi arus utama dalam pendidikan, diplomasi, ekonomi kreatif, hingga transformasi digital.

“Benang merah pemikiran ini menegaskan bahwa kebudayaan merupakan infrastruktur makna yang menopang politik, menentukan nilai, identitas, dan legitimasi kekuasaan. Dalam kerangka tersebut, mega-diversity Indonesia bukan sekadar fakta demografis, melainkan episteme politik kebudayaan yang membentuk imajinasi kebangsaan,” kata Fadli Zon dalam orasinya.